
Banjarmasin – Dalam rangka memperingati hari raya Iduladha, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan melakukan kegiatan berkurban dengan menyalurkan daging kurban kepada keluarga yang memiliki anak stunting.
Ketua TP-PKK Kota Banjarmasin, Hj Neli Listriani menyampaikan bahwa momentum Iduladha menjadi kesempatan untuk memperkuat semangat berbagi dan kebersamaan di tengah masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya kegiatan ini dalam mendukung upaya penanganan stunting di wilayah kota tersebut.
“Alhamdulillah hari ini kami dapat melaksanakan kegiatan berkurban, berbagi bahagia dan berkumpul bersama melalui pembagian daging kurban. Insya Allah penyalurannya kami prioritaskan kepada anak stunting di wilayah Kota Banjarmasin,” ujarnya.
Neli menjelaskan bahwa penanganan stunting menjadi salah satu perhatian utama TP-PKK Kota Banjarmasin. Oleh karena itu, berbagai kegiatan sosial terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan serta meningkatkan kepedulian bersama terhadap kesehatan anak.
“Mudah-mudahan apa yang dilaksanakan hari ini membawa keberkahan bagi kami semua dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Dengan pembagian ratusan paket daging kurban, TP-PKK Kota Banjarmasin berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kesadaran menjaga lingkungan dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Banjarmasin yang sehat, peduli, dan berkelanjutan," katanya.
Dalam hal ini, kolaborasi kuat dalam penanganan stunting menjadi salah satu prioritas. Kota Banjarmasin berkomitmen untuk terus menekan angka kasus stunting yang saat ini berada di kisaran 20 persen.
TP-PKK Kota Banjarmasin, menurut Neli, memiliki peran strategis dalam mencegah berbagai persoalan kesehatan, termasuk gizi buruk dan stunting. Untuk itu, penguatan peran kader terus didorong melalui dukungan program dan kolaborasi lintas sektor dalam menangani kasus stunting.
Berikut beberapa langkah yang dilakukan TP-PKK dalam upaya mengatasi stunting:
-
Peningkatan kesadaran masyarakat
TP-PKK melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya nutrisi dan kesehatan anak. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, seminar, dan pertemuan rutin dengan kader. -
Kolaborasi lintas sektor
Kerja sama antara TP-PKK dengan instansi terkait seperti dinas kesehatan, pendidikan, dan pemerintah daerah sangat penting dalam menangani stunting. Kolaborasi ini mencakup pencegahan, deteksi dini, dan intervensi yang tepat. -
Penguatan peran kader
Kader TP-PKK diberdayakan melalui pelatihan dan bimbingan teknis agar mampu memberikan layanan kesehatan dan pengasuhan yang optimal kepada ibu dan anak. -
Program pemberdayaan keluarga
TP-PKK juga fokus pada pemberdayaan keluarga melalui program-program yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup, termasuk penguatan ekonomi dan kesehatan.
Dengan langkah-langkah tersebut, TP-PKK Kota Banjarmasin berharap bisa memberikan dampak positif yang nyata dalam mengurangi angka stunting di kota ini.