
Profil Woodyrman, Selebgram yang Terlibat dalam Kasus Penganiayaan di Blok M
Seorang selebgram asal Brunei Darussalam bernama Mohammad Irman Ali atau lebih dikenal dengan nama panggung Woodyrman (33) diketahui terlibat dalam kasus penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian seorang warga negara asing (WNA) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Insiden ini menimpa korban yang diketahui bernama MHF (30), dan kini sedang ditangani oleh Polda Metro Jaya.
Awalnya, pada pertengahan April 2026, korban bersama tujuh orang rekan dari Brunei Darussalam datang ke Jakarta untuk menonton konser musik. Mereka menginap selama lebih dari satu pekan di sebuah hotel di kawasan Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pada hari Rabu (6/5/2026), MHF dan rekan-rekannya sedang duduk-duduk di depan minimarket tidak jauh dari hotel tempat mereka menginap.
Beberapa saat kemudian, Woodyrman tiba di lokasi sambil membawa tas kertas yang diduga berisi botol kaca. Awalnya, pelaku dan korban terlibat percakapan, namun situasi memanas hingga berubah menjadi adu mulut. Pertengkaran itu lalu berlanjut ke seberang jalan, tepat di dekat hotel tempat korban menginap. Rekan-rekan korban mencoba melerai, tetapi Woodyrman tiba-tiba mengayunkan tas kertas tersebut ke arah kepala korban, menyebabkan MHF terjatuh ke trotoar.
Setelah kejadian, teman-teman MHF membawanya kembali ke hotel sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Woodyrman langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Dari hasil rekam medis, korban mengalami cedera serius di bagian kepala, memar di mata kiri, serta cedera tulang selangka kiri. Ia menjalani perawatan intensif selama 10 hari, namun akhirnya meninggal dunia pada 16 Mei 2026.
Rekan korban membuat laporan polisi setelah mendapatkan surat kuasa resmi dari keluarga MHF. Namun, keterlambatan laporan ini sempat menyulitkan penyidik dalam mengamankan barang bukti fisik seperti botol kaca di tempat kejadian perkara (TKP). Beruntungnya, polisi berhasil mengamankan rekaman CCTV yang menunjukkan seluruh proses penganiayaan.
Menurut AKBP Nugrahadi Kusuma, Kapolsek Metro Kebayoran Baru, dari hasil pemeriksaan sementara, korban dan pelaku diduga saling mengenal karena ada komunikasi antara keduanya. Setelah proses pencarian, polisi berhasil menangkap Woodyrman di sebuah kediaman di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, tanpa adanya perlawanan, pada Senin (25/5/2026) pukul 03.00 WIB.
Kasus ini kini dilanjutkan ke proses penyidikan, dan kepolisian akan berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, mengingat pelaku dan korban sama-sama merupakan WNA. Woodyrman saat ini masih ditahan di rumah tahanan (rutan) Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Latar Belakang Woodyrman sebagai Selebgram
Woodyrman memiliki profil yang cukup menarik. Ia dikenal sebagai selebgram yang aktif di media sosial sejak tahun 2020. Sebagai influencer dan trader, ia sering membuat konten seputar dunia trading dan finansial. Di Instagram, Woodyrman memiliki lebih dari 24 ribu pengikut dan disebut memiliki sertifikasi Certificate in Technical Analysis (CTA).
Selain itu, ia juga merupakan salah satu pendiri komunitas trading. Woodyrman kerap membuat konten bersama beberapa publik figur Indonesia seperti Praz Teguh, Cellos, dan Sintya Marisca. Dalam beberapa unggahannya, ia juga membagikan momen touring menggunakan vespa di wilayah Sumatra Barat bersama sejumlah selebgram lainnya.