Kegiatan Senam dan Penyuluhan Kesehatan Jemaah Haji Riau di Makkah
Di tengah suhu yang mencapai 37 derajat Celsius, jemaah haji asal Riau yang tergabung dalam Kloter 03 Batam memiliki cara khusus untuk menjaga kebugaran selama menjalani ibadah haji. Aktivitas ini dilakukan setiap pagi di area hotel tempat mereka menginap, dengan fokus pada senam ringan dan penyuluhan kesehatan.
Kegiatan senam ini tidak hanya membantu menjaga kondisi tubuh tetapi juga memberikan semangat kepada para jemaah, termasuk lansia, agar tetap aktif dan siap menghadapi rangkaian ibadah Armuzna. Dengan suhu yang cukup tinggi, menjaga kesehatan menjadi prioritas utama bagi jemaah.
Tenaga kesehatan haji dari Kloter 03 Batam, drg. Harvandi, menjelaskan bahwa kegiatan senam dan penyuluhan kesehatan dilakukan bersama ketua kloter dan tim pelayanan haji lainnya. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan fisik jemaah menghadapi fase ibadah yang lebih berat, seperti di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
"Kita ajak jamaah rutin bergerak, senam ringan, dan diberikan penyuluhan kesehatan supaya tetap sehat dan lebih siap menghadapi puncak haji nanti," ujarnya saat dihubungi di sela pemeriksaan kesehatan jemaah.
Selain itu, para jemaah juga mendapatkan layanan pemeriksaan gigi gratis selama berada di Tanah Suci. Layanan ini langsung dilakukan oleh drg. Harvandi kepada jemaah yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan ringan. Tujuan dari layanan ini adalah untuk membuat jamaah merasa nyaman dan bahagia selama berada di Tanah Suci.
Hingga saat ini, aktivitas ibadah jemaah asal Riau masih berjalan normal. Jemaah tetap rutin menuju Masjidil Haram menggunakan bus salawat yang terus beroperasi dari hotel menuju terminal dekat masjid dan kembali lagi ke hotel secara bergantian sepanjang hari.
Menariknya, kondisi suhu di Makkah saat ini justru dirasakan tidak terlalu berbeda dengan Pekanbaru. Hal tersebut membuat banyak jemaah asal Riau cukup cepat beradaptasi dengan cuaca sehingga tetap semangat bolak-balik ke Masjidil Haram untuk melaksanakan tawaf dan salat berjamaah.
Ziarah Kota Makkah untuk Jemaah Haji Khusus
Di sisi lain, suasana berbeda terlihat pada jemaah haji khusus atau haji plus yang baru beberapa hari terakhir memasuki Kota Makkah. Pada Sabtu, 16 Mei 2026, hampir seluruh rombongan haji khusus terlihat mulai melaksanakan ziarah Kota Makkah secara serentak.
Sejak pagi hari, antrean bus sudah tampak berjajar di depan hotel-hotel untuk membawa jemaah mengikuti rangkaian ziarah. Program ini menjadi bagian penting dari manasik lapangan sebelum memasuki puncak ibadah haji. Lokasi yang dikunjungi di antaranya Jabal Tsur, Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga Jabal Nur yang terdapat Gua Hira.
Ziarah ini tidak hanya bernilai sejarah dan spiritual tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana pengenalan medan bagi jemaah agar lebih memahami lokasi pelaksanaan wukuf dan mabit nantinya. Bagi para jemaah, kegiatan ziarah sebelum puncak haji terasa sangat penting karena membantu mereka memahami situasi lapangan secara langsung.
Dengan melihat lokasi lebih awal, jemaah diharapkan tidak terlalu bingung ketika memasuki fase Armuzna yang menjadi inti pelaksanaan ibadah haji.